STIKOM VISIT : SMKN 1 Mojoanyar Mojokerto Gali Ilmu dari Prodi D3 KGC

Prediksi sebagian besar orang tentang nasib dunia cetak mencetak yang akan menurun di era digital tidak sepenuhnya benar. Sebab masih banyak vendor besar yang terus mengembangkan teknologi cetak konvensional yang dipadukan dengan teknologi terbaru. Sehingga keberadaan teknologi cetak terus berkembang dan semakin canggih. Hal ini sekaligus memupus anggapan bahwa dunia cetak akan mati. Meskipun secara umum mengalami penurunan, teknologi cetak tetap diperlukan. Masih banyak masyarakat yang lebih nyaman membaca buku atau koran cetak daripada buku atau koran digital. Selain itu kebutuhan industri akan barang cetakan juga masih tinggi.

Siswa Siswi SMKN 1 Mojoanyar Saat Kunjungan di STIKOM Surabaya

This one of the best products in the market with the added value that refrigeration is not necessary. ! Our Online Canadian Pharmacy is also accredited by the Canadian International Pharmacy Association (CIPA).

Siswa Siswi SMKN 1 Mojoanyar Saat Kunjungan di STIKOM Surabaya

Pelaku industri grafika sebenarnya sudah banyak di Indonesia, terutama kota-kota yang menjadi pusat industri. Namun kecukupan tenaga yang benar-benar kompeten di bidang grafika masih sangat minim. Latar belakang inilah yang menjadi salah satu pertimbangan berdirinya SMKN 1 Mojoanyar Mojokerto. “Di Mojokerto banyak sekali dibutuhkan tenaga grafika, tetapi sekolah yang menelorkan tenaga ahli bidang grafika masih bisa dihitung dengan jari,” jelas Sodikin selaku Kepala Program Produksi Grafika SMKN 1 Mojoanyar ini. Lebih lanjut ia menjelaskan, prospek dunia grafika kedepan masih sangat bagus sehingga memberi kesempatan kerja yang luas. Pria pemilik nama lengkap Akhmad Sodikin yang juga alumni D1 Akuntansi angkatan 1999 STIKOM Surabaya ini menyampaikan beberapa hal terkait kunjungannya ke Program Studi (Prodi) D3 Komputer Grafis dan Cetak (KGC). “Kami ini masih baru, masih perlu banyak belajar. Bukan semata karena saya alumni STIKOM Surabaya lho, tetapi memang STIKOM Surabayalah yang kami anggap paling kompeten dan memiliki program studi yang ada kaitannya dengan grafika,” imbuh Sodikin saat ditanya tujuan dari kunjungannya ke Prodi D3 KGC STIKOM Surabaya.

Siswa-siswi SMKN 1 Mojoanyar berserta rombongan hadir di pelataran kampus Kutisari STIKOM Surabaya Rabu (04/05) sekitar pukul 12.00 WIB. Total siswa dan pendamping yang ikut rombongan dua bis ini berkisar 150 orang. Saat tiba di lokasi, rombongan langsung disambut oleh Darwin selaku tuan rumah sekaligus mewakili Prodi D3 KGC. Dalam sambutan singkatnya Darwin menyampaikan beberapa hal, salah satunya adalah berkaitan dengan kesempatan kerja serta pemahaman teknologi cetak. Ia menerangkan, bahwa dalam mempelajari teknologi cetak, harus memahami semua proses dari pre press hingga post press. “Percuma saja kalau kita bisa membuat desain yang bagus, tetapi tidak bisa dicetak atau menyulitkan proses cetak,” terang Darwin saat memberi contoh kasus dalam sambutannya. Selepas Darwin, sambutan juga disampaikan oleh Soekarno Koentjoro selaku perwakilan dari SMKN 1 Mojoanyar Mojokerto. Beliau menyinggung bahwa kesempatan kunjungan ini harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh siswa dan guru. Mereka harus dapat menimba ilmu serta menambah wawasan baru terkait bidang grafika sekaligus menjadi bekal tambahan bagi siswa siswi saat lulus sekolah nanti.

Acara dilanjutkan dengan berkunjung ke tempat produksi, yaitu melihat beberapa mesin cetak dan mesin kemasan. Mulai dari mesin kemasan vertikal, horizontal, mesin cetak, mesin lipat, potong, hingga mesin pembuat plat. Salah satu mahassiwa STIKOM Surabaya dan didampingi oleh dosen mencoba memperagakan dan menjelaskan cara kerja mesin cetak. Antusias siswa begitu tinggi, terlihat mereka banyak sekali yang menanyakan hal-hal terkait dengan teknologi cetak ini. Kunjungan berakhir sekitar pukul 14.00 WIB. [adh]

Tambah Wawasan dan Kenalkan Dunia Industri Lewat Studi Ekskursi Mahasiswa DIII Komputer Grafis dan Cetak STIKOM Surabaya

Dalam rangka melaksanakan Studi Ekskursi (SE), Kamis (05/08) teman-teman dari Prodi DIII Komputer Grafis dan Cetak atau lebih dikenal dengan KGC, melaksanakan Studi Ekskursi ke PT. Gudang Garam Tbk Waru. Studi Ekskursi kali ini, diikuti oleh 44 orang mahasiswa angkatan 2007  dan dua dosen pendamping. Prioritas tempat memang diberikan kepada meraka, sesuai dengan tujuan Studi Ekskursi yaitu sedini mungkin mengenalkan dan memberikan wawasan secara riil terhadap dunia industri kepada para mahasiswa.

Studi Ekskursi DIII KGC di PT. Gudang Garam Tbk 

This is a great product, I like that it comes in a blister pack and does not need refrigeration.

. High quality of the medications we offer is the subject of our primary concern.

Studi Ekskursi DIII KGC di PT. Gudang Garam Tbk

Peserta studi ekskursi diberangkatkan dari Kampus I STIKOM Surabaya dengan mengendarai bus kampus. Perjalanan menuju lokasi hanya memakan waktu satu jam. PT. Gudang Garam Tbk yang dikunjungi ini bertempat di Waru dan berdekatan dengan terminal Bungurasih. Mereka lebih memfokuskan diri pada proses percetakannya serta kemasan, tepatnya pada bagian Direktorat Grafika. Mahasiswa beserta dosen pendamping terlebih dulu menuju keruang pertemuan untuk melakukan perkenalan serta menyampaikan tujuan dari kunjungan ini. Kepala bagian Sumber Daya Manusia (SDM)  selaku tuan rumah diwakili oleh Bapak Dwi. Beliau memberikan sedikit pengenalan tentang seluk beluk PT. Gudang Garam Tbk, serta mengenalkan mesin cetak yang dimiliki. Lebih lanjut beliau juga menjelaskan  tentang prosedur melakukan studi ekskursi pada PT. Gudang Garam Tbk. Setelah semuanya jelas, mahasiswa beserta dosen pendamping melakukan studi ke lapangan yang merupakan acara inti dan yang paling ditunggu oleh mahasiswa tentunya.

Acara pertama adalah studi di lapangan, yaitu menuju ke tempat percetakan Offset. Di dalam sana seluruh peserta dibuat kagum. Baik dosen maupun mahasiswa merasa takjub melihat mesin yang dimiliki oleh PT. Gudang Garam Tbk Waru. Terdapat sebuah mesin cetak dengan 9 warna yang terdiri dari 7 unit printing dan 2 unit couting. Mesin ini digunakan untuk mencetak bungkus rokok yang berupa slop. Pada cetak offset PT. Gudang Garam Tbk Waru mempunyai dua tempat yaitu ada cetak basah dan cetak kering, namun pada kesempatan kali ini, peserta hanya berkesempatan mengunjungi tempat cetak basah saja.

Kunjungan dilanjutkan ke bagian cetak cetak rotogravure, tuan rumah sedikit menjelaskan mengenai cetak rotogravure ini. Kebanyakandigunakan untuk mencetak bungkus rokok yang berupa pack. Di dalam cetak rotogravure semunya menggunakan proses cetak blok, jadi pewarnaan menggunakan warna blok, seperti emas, merah biru, hitam dan putih.

Selepas studi lapangan, studi ekskursi pun berakhir. Acara dilanjutkan dengan penutupan yang juga dilaksanakan di ruang pertemuan sebelumnya. Mahasiswa mendapat beberapa penjelasan dari tuan rumah dan acara diakhiri dengan pemberian cinderamata dari keluarga besar Prodi DIII KGC STIKOM Surabaya. Begitu juga sebaliknya dari PT. Gudang Garam Tbk Waru kepada pihak STIKOM Surabaya.[azz]